Senin, 17 November 2008

Greenpeace Desak Pemerintah RI

Greenpeace Desak Pemerintah RI Moratorium Hutan

Laporan: Idham Oktavia Firmantara


Greenpeace menyerukan Pemerintah Indonesia untuk secepatnya melaksanakan jeda atau moratorium terhadap semua bentuk konversi hutan, termasuk perluasan perkebunan kelapa sawit, industri penebangan dan bentuk-bentuk pendorong deforestasi, kerusakan hutan lainnya. Dalam mewujudkan kampanye penyelamatan hutan, Greenpeace yang dating ke pelabuhan Dumai, Riau dengan menggunakan Kapal Esperanza, kembali mengahadang kapal kapal tangker yang akan memuat eksport CPO ke Lura negeri., seperti Kapal Tengker Isola Corallo tujuan Roterdam Belanda.

“ Kita tetap bertahan di Pelabuhan Dumai dan melakukan aksi perdamaian dengan menolak dan menghentiukan kapal kapal yang memuat CPO ke lura negeri, “ ujar kata Bustar Maitar, Juru Kampanye Greenpeace Asia Tenggara, Jumat (14/11) di Dumai.

Greenpeace menilai, CPO yang dieksport dari Indonesia termasuk Riau merupakan produksi perkebunan kelapa sawit yang diolah di atas lahan lahan gambut dan hutan bermasalah. Kendati sduah memperoleh rekomendasi dari Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), menurut Bustar Maitar merupakan tameng bagi perusahaan pengeksport CPO dari kawasan hutan bermasalah.

“ RSPO hanya dijadikan temeng agar perusahaan terkesan ramah lingkungan,. Sesungguhnya, perusahan peruisahaan dimaksud merupakan perusahaan yang terlibaty secara langsung dan tidak langsung atas percepatan deforestasi di Indonesia, termasuk di Riau, “ kata Bustar. “ Kita menghiombau agar rekomendasi RSPO ditinjau ulang. “ kata Bustar Maitar, “ Prinsipnya Pemerintah Indonesia harus melakukan moratorium secara permanent, “

Bustar Maitar juga menyebut, Sertifikasi RSPO menuntut pematuhan dan penaatan ketentuan-ketentuan dan standar pada tingkat perkebunan sebelum diberikannya sertifikat. , Namun deretan ketentuan dan standar ini tidak sepenuhnya melarang pembukaan hutan, bahkan di atas lahan gambut, yang merupakan langkah kunci dalam perang melawan perubahan iklim. Greenpeace menilai, pembukaan lahan, pengeringan dan pembakaran hutan-hutan gambut telah menempatkan Indonesia sebagai pengemisi gas rumah kaca ketiga terbesar di dunia "Dengan laju pembukaan dan pembakaran hutan saat ini, hutan dataran rendah Indonesia sebagian besar akan hilang dalam waktu 15 tahun mendatang. Kalangan . Industrialis bersama Pemerintah Indonesia harus mengambil tindakan segera untuk melindungi hutan kita," tambah Bustar.

Greanpeace dalam sepekan terakhir singah di iau, disamping melakukan pengamatan langsung ke hutan hutan Gambut di Semanunjung Kampar, kapal Greanpeace Esperaza hingga kini masih bertahan di Dumai. Di pelabuhan CPO terbesar di Indonesia itu, Greenpeace lakukan sejumlah aksi aksi penghadangan atas kapal kapal tengker yang memuat CPO. Ini sebagai bentuk aksi protes dan aksi menekan pemerintah agar melakukan jeda izin hutan atau moratorium.

Petani Sawit Riau Collaps

Petani Sawit Riau biarkan buah busuk di batang

Laporan: Idham firmantara

Sejak krisis keuangan Amerika semakin tak terkendali membuat puluhan ribu petani sawit di propinsi Riau Collaps. Jatuhnya harga Tandan Buah Segar (TBS) membuat biaya panen lebih tinggi dari harga jual TBS.

Selama ini, pohon sawit sangat menjadi primadona di berbagai kalangan untuk berinvestasi. Apalagi saat harga TBS sempat mencapai harga Rp 2000 perkilo dalam beberapa bulan terakhir, dan semakin meicu warga pemilik pemodal untuk berinvestasi kepada sector perkebunan sawit.

Ternyata masa-masa manis itu bertahan sebentar seiring datangnya krisis moneter yang melanda Negara Amerika. Para pengusaha CPO Amerika juga mengalami krisis keuangan yang parah dan selama ini merupakan pembeli tetap Crude Palm Oil (CPO) asal Indonesia dan Malaysia.

Saat ini harga TBS hanya Rp 250 perkilo. Terjun bebasnya harga TBS ini membuat pabrik—pabrik CPO membatasi pembelian sawit petani. Kondisi semakin diperparah dengan tidak adanya perlindungan pemerintah kepada petani sawit tersebut.

Akibatnya petani lebih memilih tidak memanen TBS dan membiarkan busuk di batang. Seperti yang dikatakan oleh Suardi (36), petani sawit warga desa Karya Bakti,kecamatan Kampar Kiri,kabupaten Kampar propinsi Riau.

Suardi sengaja membiarkan buah sawit busuk di batang daripada memanennya. Apalagi harga pupuk juga tinggi dan tidak sebanding dengan penjualan.

Saat ini tercatat 1,7 juta hektare perkebunan sawit di propinsi Riau dan 50 persen merupakan petani non plasma atau milik perorangan dengan total jumlahnya 126 ribu orang.

My UMRI

Iklan UMRI RIau

“UMRI MEMBANGUN INTELEKTUAL APLIKATIF YANG MENGEDEPANKAN NILAI-NILAI ISLAM”

Bentuk : Silent Movie (Gesture & Body Language)

Durasi : 45 detik

Format Iklan : Descriptif contiunity antar fakultas per

scene

Sinopsi :

UMRI direpresentasikan melalui aktivitas civitas akademika-nya dalam megembangkan materi yang diampu (dengan mengunakan bahasa-bahasa simbol), dalam rangka mengembangkan kerangka intelektual dalam bahasa aplikatif. Nilai-nilai Islam dipresentasikan dengan ketika kumandang azan memanggil umat untuk mengerjakan Sholat Asyar. Seluruh kalangan civitas akademika UMRI berhenti melakukan aktifitas dan bergegas ke masjid untuk menunaikan sholat.

Pemeran utama : 2 orang

1. Memerankan seorang masiswi UMRI jurusan FASILKASI

2. Memerankan sorang mahasiswa UMRI jurusan Komputer

Pemeran pembantu : 20 orang

Shooting Script :

Scene dalam video ini terdiri 13 scene.

SCENE 1

EXT.

Pagi yang cerah didepan pagar sebuah rumah, tukang sayur gerobak keliling dan seorang ibu yang sedang memilih sayuran. Ketika sedang memilih sayuran, tiba-tiba seorang anak Umi keluar dari pintu rumah menghampiri si ibu dan mencium tangannya untuk pamit pergi ke kampus.

SCENE 2

INT

Ruang Laboratorium Fasilkasi UMRI, terdapat empat mahasiswa terdiri 3 laki-laki dan 1 perempuan yang sedang menyiapkan peralatan shooting (kamera, microphone, kabel, tripod).

SCENE 3

INT

Umi masuk kedalam laboratorium sambil mengucap salam, dan dijawab oleh keempat temanya. Umi duduk dan mengeluarkan write pad yang berisi materi kegiatan yang akan dilakukan, untuk ditunjukan ke pada temannya.

SCENE 4

INT

Dosen pengajar datang dengan mengucap salam dan dijawab secara serentak oleh mahasiswanya. Kelima tokoh ini terlibat diskusi kecil. Dan di lanjukan dengan senyum oleh masiswa tanda mengerti apa yang di instruksikan. Diakhiri dengan salam kompak.

SCENE 5

EXT

Sudah berada di luar ruang, kelima mahasiswa Fasilkasi dengan membawa perlengkapan shooting keluar kampus UMRI. Ketika berada di depan kantor bank Riau Syariah berpapasan dengan salah satu mahasiswi AKPER UMRI (Ane). Merekapun saling mengucap salam. Ane melangkah menuju kampus.

SCENE 6

INT

Ane menaiki tangga, ketika sudah dilantai 2 berpapasan dengan Seorang Ibu yag sedang hamil tua. Ane mengucap salam, kemudian di sahuti oleh sang ibu. Karena terlihat lelah si Ane memutuskan membantu si ibu menuruni tangga.

SCENE 7

EXT

Sesampainya di lantai dasar si ibu mengucap terima kasih. Dijawab dengan senyum oleh Ane, Kemudian dia bergegas kembali ke lantai dua.

SCENE 8

INT

Dilantai 2 Ane bertemu dengan 3 mahasiswa fakultas Ilmu Komputer, setelah saling menyapa Ane pun menghilang masuk ke dalam kelas.

SCENE 9

INT

Ketiga mahasiswa tersebut duduk di bangku yang terdapat di lorong kelas. Dua diantara mereka mengeluarkan laptop. Sambil berbincang satu diantara mereka menghidupkan laptop.

SCENE 10

Animasi jalannya kabel ketika jari mereka menekan tombol laptop. Kemudian tampil logo UMRI Fakultas Ilmu Komputer.

SCENE 10

INT

Suasana prosesnya kegiatan diskusi anatara mahasiswa dengan dosen.

SCENE 11

EXT

Kubah masjid diiringi suara azan.

SCENE 12

INT

Suasana kegiatan yang ada di Kampus UMRI berhenti.

Proses Belajar mengajar, Kegiatan di TU.

SCENE 13

EXT

Seluruh civitas akademika UMRI berjalan menuju mesjid.

Para petinggi UMRI termasuk Rektor. Berada diantara para mahasiswa dan karyawan UMRI.

tes aja bikin naskah

JUDUL : ACE HARD WARE MENJAWAB KEBUTUHAN DARAH RIAU

DURASI : 30 MENIT

REP/CAM : RUSDIANTO / IDHAM FIRMANTARA

PROPINSI RIAU/ MERUPAKAN PROPINSI YANG SEDANG MEMACU KEMAJUAN DI SEGALA BIDANG// DAERAH KAYA INI MEMILIKI DINAMIKA MASYARAKAT YANG TINGGI SEIRING DENGAN TINGGINYA PERTUMBUHAN EKONOMI//

BANYAK INVESTOR YANG MENANAMKAN MODAL DI TANAH MELAYU INI// BERBAGAI PERUSAHAAN TUMBUH SUBUR/ TERMASUK PERTUMBUHAN PENDUDUKNYA LEBIH DARI 6,5 JUTA JIWA//

TANPA DI SADARI/ KEMAJUAN DI SEGALA BIDANG ITU/ MEMBAWA DAMPAK SERIUS TINGGINYA KEBUTUHAN TRANSFUSI DARAH MASYARAKAT// TINGGINYA ANGKA KECELAKAAN/ DAN BERBAGAI PENYAKIT MASYARAKAT / MEMBUAT PALANG MERAH INDONESIA (PMI) RIAU KELABAKAN MENCUKUPI KEBUTUHAN TERSEBUT//

SERING TERDENGAR CERITA DUKA/ BAHKAN MENYENTUH SISI KEMANUSIAN KITA/ ADANYA PRAKTEK JUAL BELI DARAH OLEH OKNUM MANUSIA// DARAH / JELAS TIDAK BOLEH DI PERJUAL BELIKAN/ TETAPI ITULAH FAKTANYA/ TAK PERNAH TERUNGKAP KEPERMUKAAN// KALAU HAL INI TERUS DIBIARKAN/ MAKA PERSOALAN KEMANUSIAN TERABAIKAN//

DATA DARI P-M-I /MENYEBUTKAN KEBUTUHAN DARAH DI RIAU SEBANYAK 2500 – 3000 KANTONG PERBULANNYA// P-M-I RIAU HANYA SANGGUP MENCARIKAN KEMASYARAKAT HANYA 900 KANTONG SEBULAN// KEKURANGAN 1600 – 21000 KANTONG DARAH INILAH YANG MEMICU TERJADINYA JUAL BELI DARAH INI//

ACE HARD WARE/ MERUPAKAN PERUSAHAAN RETAIL TERBESAR DI PROPINSI RIAU// PERUSAHAAN RETAIL KAKAP INI DIKENAL MENJUAL BERAGAM PRODUK RUMAH TANGGA STANDAR LUAR NEGRI DENGAN HARGA TERJANGKAU//

SEBUAH PERUSAHAAN YANG HIDUP/ TUMBUH DAN BERKEMBANG DI PROPINSI RIAU/ MUTLAK MEMBERIKAN SUMBANGSIHNYA TERHADAP DAERAHNYA// BERANJAK DARI FENOMENA TERSEBUT/ PULUHAN KARYAWAN/ MULAI TOP MANAGER SAMPAI KARYAWAN KELAS BAWAH IKUT MENYUMBANGKAN DARAHNYA//

DONOR DARAH INI/ MERUPAKAN JAWABAN ACE HARD WARE TERHADAP SISI KEMANUSIAN KITA YANG SUDAH MULAI TERUSIK ITU// INILAH PROGRAM CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITY / C-S-R/ ACE HARD WARE TERHADAP MASYARAKAT RIAU YANG SELAMA INI MEMBESARKANNYA//

BERSEMPENA DENGAN ULANG TAHUN MALL PEKANBARU/ YANG KELIMA/ ACE HARD WARE/ MENGGELAR DONOR DARAH BEKERJASAMA DENGAN P-M-I RIAU DI ATRIUM LANTAI DASAR//

PARA KARYAWAN/ TERLIHAT ANTUSIAS MENGIKUTI ACARA SOSIAL INI// SAMBIL MENERIKAN YEL—YEL ACE HARD WARE/ PAGI ITU MEREKA MENYUMBANG SETETES DARAH DEMI KEMANUSIAAN//

YOPI RAHMANSYAH/ MANAGER STORE ACE HARD WARE PEKANBARU MENGATAKAN/ KEPEDULIAN TERHJADAP PERSOALAN KEMANUSIAN/ MERUPAKAN HAL YANG MUTLAK DILAKUKAN OLEH SEORANG MANUSIA/ KARENA/ KEBAIKAN AKAN BERBUAH KEBAIKAN JUGA DARI ALLAH//

AKSI DONOR DARAH INI TAK HANYA DIIKUTI OLEH KELUARGA BESAR ACE HARD WARE/ TETAPI PARA PELANGGAN MALL PEKANBARU / PEMILIK KONTEN LAIN JUGA IKUT SERTA//

TAK DAPAT DIPUNGKIRI/ MINAT PARA PELANGGAN ACE HARD WARE/ TERPANCING DAN TERSALURKAN DENGAN ADANYA KEGIATAN INI//